Alunan Alami AC Alami

Menjadi berani terkadang perlu waktu. 
Namun ketika keberanian itu telah datang, 
segala kesempatan dan kreatifitas membanjir dengan sangat deras.

Dua penggal kalimat tersebut sangat cocok digunakan untuk menggambarkan cerita yang disampaikan oleh Putu Ary Widyantara kepada saya. Bli Ary, atau yang lebih dikenal dengan nama Ary Ceper, saat ini memberanikan diri memutuskan untuk bersolo karir untuk menyajikan karyanya dalam bentuk lagu. Ia membentuk sebuah grup bernama AC Alami, dengan menggandeng para musisi dari Singaraja dan Jembrana untuk bersinergi bersama.
Ary Ceper
Sebetulnya ia mulai tertarik pada dunia musik semenjak SMP, kemudian dimasa SMA ia mulai menjajal pangung-panggung musik bersama band yang dibentuknya kala itu. Ketika para personil dalam bandnya bubar, ia kemudian memutuskan vakum bermusik. Namun beberapa tahun belakangan ini, ia kembali sibuk menjadi kru Band Bintang, serta Band Ake Buleleng.

Dalam proses perjalanannya menjadi anggota kru dua grup band tersebut, nampaknya ia mulai menemukan kembali gairah bermusik yang telah lama terpaksa ia tinggalkan. Karenanya, pada tanggal 14 Februari 2014 ia melaunching single pertamanya yang diberi judul Tresna Berharap Cinta
(TBC). Kreativitas terus muncul semenjak ia memutuskan untuk mengibarkan karirnya kembali. Selain menggarap lagu-lagu ciptaanya, ia juga mengaransemen ulang lagu ciptaan Aris EDST (Empat Detik Sebelum Tidur) yang berjudul Adi Mantap dan dilaunching sebagai single kedua. “Saya sangat suka lagu ini, menurut saya liriknya asik dan sebetulnya lagu ini seperti menggambarkan pengalaman saya jaman dulu, karenanya saya meminta ijin kepada Aris untuk menggarap ulang lagunya, dan dia menyambut baik permintaan saya”, paparnya.

Selama enam bulan ini, ia telah meluncurkan 5 single yang merupakan hasil ciptaannya sendiri, tentunya kecuali single Adi Mantap. Single lain yang telah diluncurkan yaitu Kenyem IluhSetir Kiri, dan Bunga Tresna. Saya sendiri sangat suka mendengarkan lagu Kenyem Iluh dan Setir Kiri. Menurut saya lagu Kenyem Iluh adalah lagu yang sangat romantis dan mampu meluluhkan hati ketika didengarkan, sedangkan lagu berjudul Setir Kiri adalah lagu yang liriknya sangat menggelitik, menceritakan pengalaman tentang seorang pria yang takut terhadap istrinya yang sangat galak, namun bila lagunya didengarkan, pasti membuat tertawa dan geleng-geleng kepala. Pria kelahiran 1 Juli 1988 ini mengaku bahwa lagu itu dipersembahkan untuk sang istri yang baru dipersuntingnya bulan Juli lalu. Betapa lagu ini terlahir dari pengalaman yang sangat fresh baginya.

Bli Ary bercerita kepada saya bahwa lagu-lagu yang ia ciptakan terinspirasi dari pengalaman pribadinya sendiri. Lagu-lagunya muncul dengan cara yang sangat alami, sebab liriknya muncul sendiri ketika ia sedang mengalami atau merasakan sendiri perasaan yang terjadi kepada dirinya. Inilah alasan dibalik penggunaan nama AC Alami untuk band yang sedang dalam proses dia bentuk. “Saat ini, AC Alami masih berupa project solo, namun sedang dalam perjalanan menjadi band, sambil mencari personil”, terangnya. Ia juga menyampaikan harapan bahwa karyanya mampu membawa kesejukan sendiri kepada para penikmatnya, seperti semangat yang dipancarkan dari nama ‘AC Alami’, karenanya ia mengemas lagunya dengan aransemen yang asik dan bisa membuat kita semangat berjoget ketika mendengarnya.

Panggung pertama yang ia jajaki bersama AC Alami adalah panggung Jlive yang digelar di Lapangan Pergung Jembrana pada bulan Mei lalu. Selain sibuk menggarap bisnis gitarlele Montogen miliknya, ia kini fokus untuk menggarap single keenam. “Setelah rampung single keenam, saya berharap akan bisa mengeluarkan mini album di akhir tahun ini”, terangnya menutup pembicaraan kami waktu itu. 

Terkadang kita sangat suka berada di suatu tempat atau keadaan, dan terus ingin berada disana. Namun suatu ketika kita terpaksa untuk meninggalkan tempat tersebut karena suatu hal. Ketika kita meninggalkan tempat atau keadaan yang kita sukai tersebut, kita sering kali merasa bahwa kita tak mungkin lagi akan ada disana. Bahwa sekali kita pergi, kita tak akan kembali, dan itu membuat kita sangat sedih. Namun tidak ada yang mampu memprediksi kesempatan yang datang dalam hidup kita kelak. Terlebih lagi, ketika kita punya keberanian dan kemampuan, kesempatan yang kita inginkan akan datang dengan frekuensi yang jauh lebih banyak. Sama seperti Bli Ary bersama AC Alami yang dibentuknya. Kesempatan dan keberanian justru berkumpul bertahun-tahun setelah mimpinya ia tanggalkan. Dan saat ini yang tertinggal adalah semangat untuk terus menerus membuat mimpinya hidup. 

Teruslah berkarya.
Diberdayakan oleh Blogger.